LOGO HIMAKA

LOGO HIMAKA
LAMBANG INFORMATIKA

Tuesday, May 28, 2013

rider skateboard bima

Yuk, bermain skateboard! Tapi, pilih dulu peralatan skateboarding-nya....
Sebelum bermain, pilih dulu papan skate yang terbaik buat Anda./ Foto: Novri TNOLSebelum bermain, pilih dulu papan skate yang terbaik buat Anda./ Foto: Novri TNOLBermain skateboard memang sangat menyenangkan, karena kita bisa melakukan berbagai trik yang menantang dan memacu adrenalin. Meluncur dari sisi ke sisi jalan, melompat di udara, hingga meluncur di besi pegangan tangga; sungguh mengasyikkan!
Nah, bagi Anda para pemula yang ingin belajar bermain skate, tentu harus memiliki papan skate-nya lebih dulu bukan? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:
Memilih deck
Memilih deck (papan), memang merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalamskateboarding. Untuk itu, Anda harus benar-benar bisa memilih deck yang terbaik untuk menunjang peforma Anda ketika beratraksi.
Foto: Novri TNOLFoto: Novri TNOLSebelum memilih, Anda harus memastikan lebih dulu Anda akan sering berselancar dimana: di skate parkvert ramp, ataupoolSkateboarder jenis ini biasanya memilih papan dengan ukuran yang cukup lebar, sekitar 8", 8.25" atau 8.38". Berbeda dengan skateboarder yang sering beratraksi di jalan, biasanya mereka lebih suka memilih papan dengan ukuran lebih kecil yaitu di bawah 8".
Memilih truck
Truck adalah penyangga roda di bawah papan. Bagian ini menjadi salah satu part yang penting dalam memilih papan skate, karena truck yang memiliki bushing yang keras dan kaku akan membuat papan skate menjadi stabil. Berbeda dengantruck dengan bushing yang lunak.
Memilih roda (wheels)
Agar skateboard dapat meluncur, tentunya kita harus memilikiwheelsWheels memiliki ukuran dan juga tingkat kekerasan. Jika bermain di area yang halus, wheels yang digunakan biasanya lebih kecil yaitu ukuran 51 sampai 55 mm, dengan tingkat kekerasan 95-100a. Namun, jika Anda sering bermain di jalan yang kurang rata atau di aspal,wheels yang digunakan biasanya berukuran lebih besar, yaitu 56-60 mm dengan tingkat kekerasan durometer yang lebih rendah.
Foto: Novri TNOLFoto: Novri TNOLMemilih grip tape
Fungsi dari grip tape adalah membantu paraskateboarder untuk tidak terpeleset. Ada beberapa jenis grip tape, yang kasar dan yang halus. Sebaiknya pilihlah grip tape yang kasar, karena dengan begitu akan menjaga Anda agar tidak terpeleset saat  bermain skate.
Riser pads dan hardware
Riser pads adalah bantalan karet berbentuk persegi yang terletak di antara truck dan deck. Fungsinya adalah untuk mengurangi tekanan saat kita melakukan atraksi. Sedangkanhardware, terdiri dari baut dan sekrup. 

pengertian dasar hukum kirchoff 1

Hukum Kirchoff I

Hukum Kirchoff I berbunyi “jumlah aljabar dari arus yang menuju/ masuk dengan arus yang meninggalkan/keluar pada satu titik sambungan/cabang sama dengan nol “
Hal ini dapat digambarkan melalui Gambar 6 berikut ini.
Hukum tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :
S i = 0
i1 + i2 + i3 - i4 - i5 = 0
dimana:
·         Arus yang masuk (i1, i2, i3) diberi tanda positif.
·         Arus yang keluar (i4 dan i5) diberi tanda negatif
 

Gambar 6. Gambar yang Menjelaskan Hukum Kirchoff I

Hukum Kirchoff II

Hukum Kirchoff II ini berbunyi “di dalam satu rangkaian listrik tertutup jumlah aljabar antara sumber tegangan dengan kerugian-kerugian tegangan selalu sama dengan nol.”
Dirumuskan :
S V + S IR = 0
Yang dimaksud dengan kerugian tegangan yaitu besarnya tegangan dari hasil kali antara besarnya arus dengan hambatan yang dilalui.
Secara mudah untuk memahami rumus di atas (lihat Gambar 7), apabila tegangan V diberi tanda positif, maka besarnya tegangan IR harus diberi tanda negatif. Sehingga : + V – IR = 0
 
Gambar 7. Gambar Penjelasan Hukum Kirchoff II
Harus dipahami bahwa penggunaan hukum Kirchoff ini berlaku pada rangkaian tertutup. Jika rangkaian listrik terdiri dari beberapa rangkaian tertutup, maka dalam analisanya dibuat persamaan menurut rangkaian tertutup satu per satu. Untuk pemahaman diberikan ilustrasi dengan gambar 8 berikut ini :
 

Gambar 8. Rangkaian Listrik dengan Beberapa Rangkaian Tertutup
Analisis menurut Hukum Kirchoff I, rangkaian ini mempunyai dua titik pertemuan yaitu titik C dan F, maka pada titik ini berlaku
Titik C:
I1 – I2 – I3 = 0
Titik F
I2 + I3 – I1 = 0
Untuk memahami Hukum Kirchoff II, rangkaian di atas dapat dibuat tiga lingkaran tertutup yaitu : I, II dan III.
Pada lingkaran I, yaitu lingkaran A – B – C – F – A:
terjadi V1 - I1R1 - I2R2 + V2 – I1R5 = 0
Pada lingkaran II yaitu lingkaran F – C – D – E - F
terjadi -V2 + I2R2 - I3R3 – V3 - I3R4 = 0
Pada lingkaran III, yaitu A – B – C – D – E – F –A terjadi
V1 - I1R1 - I3R3 V3 - I3R4 – I1R5 = 0
Untuk mempermudah penggunaan hukum Kirchoff perlu diketahui:
1.   Dalam menentukan arah arus pada tiap cabang bebas tetapi harus diingat bahwa arah arus pada tiap-tiap percabangan harus ada yang masuk dan keluar.
2.   Tentukan arah tiap kelompok secara bebas (pada contoh di atas ada tiga). Sebaiknya semuanya searah (seperti contoh di atas). Arah arus dari kelompok lingkaran digunakan sebagai dasar untuk menberikan tanda positif atau negatif pada sumber tegangan (V) maupun rugi tegangan (IR) dalam persamaan nantinya.
3.   Setelah ditentukan arah arus kelompok, maka dibuat persamaan terhadap tiap kelompok, arah arus listrik tiap cabang yang searah dengan arah arus yang menuju kutub sumber  tegangan, maka harga sumber tegangan tersebut positip. (lihat contoh untuk lingkaran I).
4.   Bahwa arus listrik yang mengalir dalam satu cabang besarnya sama (pada contoh: arus yang mengalir pada R3 dan R4 adalah sama yaitu I3).
5.  Apabila nantinya setelah dihitung ternyata harga arus pada cabang tertentu berharga negatif, ini menunjukkan bahwa arah arus yang ditentukan semula adalah salah, oleh karenanya perlu dibalik.

pengunan program kasir kfc|iksan


program kasir kfc

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<iomanip.h>

void main()
{
int n,i,harga,bayar=0,totalbayar,total[100],banyak[100];
float pajak;
char jenis[100];
cout << "Banyak Jenis  =  ";
cin>>n;
for (i=0;i<n;i++)
{
    cout<<"Jenis ke-"<<(i+1) << endl;
    cout<<"Jenis Potong [D/P/S] : ";
   

Monday, May 6, 2013

AP fungsi dari array

FUNGSI


6.1. Pengantar Fungsi
Fungsi adalah modul program yang memberikan/mengembalikan (return) sebuah nilai dari tipe tertentu (tipe dasar atau tipe bentukan). Definisi fungsi di dalam program bersesuaian dengan definisi fungsi di dalam matematika. Misal di dalam matematika kita mengenal cara penulisan fungsi seperti pada contoh berikut:
1.    f (x) = 2x2 + 5x – 8
2.    H(x, y) = 3x – y + xy
Pada contoh kedua di atas, f dan H adalah nama fungsi, sedangkan x dan y adalah parameter fungsi yang bersangkutan. Nilai yang diberikan oleh fungsi bergantung pada masukan parameter. Sebagai misal:
  1. x = 2, maka f (2) = 2.22 + 5.2 – 8 = 10
  2. x = 1, y = 2, maka H(1,2) = 3.1 – 2 + 1.2 = 3 
Nilai 10 dan 3 pada kedua contoh di atas adalah nilai yang diberikan (return value) oleh masing-masing fungsi f dan fungsi H.
Sebagaimana halnya dengan prosedur, fungsi diakses dengan memanggil namanya. Selain itu, fungsi juga dapat mengandung daftar parameter formal. Parameter pada fungsi selalu merupakan parameter masukan. Jenis parameter masukan pada fungsi disebabkan oleh kenyataan bahwa parameter pada fungsi merupakan masukan yang digunakan oleh fungsi tersebut untuk menghasilkan nilai.

 6.2. Pendefinisian Fungsi
Sebagaimana halnya prosedur, struktur fungsi sama dengan struktur algoritma yang sudah kita kenal: ada bagian header yang berisi nama fungsi dan spesifikasi fungsi, bagian DEKLARASI, dan badan fungsi. Setiap fungsi mempunyai nama yang unik serta daftar parameter formal. Notasi algoritma untuk mendefinisikan fungsi adalah:



. Pemanggilan Fungsi
Fungsi dipanggil dengan cara memanggil namanya dari program pemanggil, diikuti dengan daftar parameter aktual. Perhatikan contoh program di bawah ini:

 Simpan dengan nama file : lat61.cpp :
//membuat sendiri fungsi kuadrat
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<iomanip.h>

int kuadrat(int I);             //prototype fungsi

void main()
{
   clrscr();
   for(int k=1;k<=10;k++)
      cout<<setw(2)<<k
                   <<setw(4)<<kuadrat(k)<<endl;
}

int kuadrat(int I)
{
     return(I * I);
}

Sunday, April 21, 2013

contoh codingan program fibonacy


#include<iostream.h>
void main()
{
long int a,b,fibo,i,c;
a=1;
b=1;
cout<<"Masukkan jumlah baris : "; cin>>c;
cout<<a<<" "<<b;
for(i=1;i<=c-2;i++)
{fibo=a+b;
cout<<" "<<fibo;
a=b;
b=fibo;
}}

muatan listrik


 LISTRIK  STATIS

è Muatan Listrik
Benda bermuatan listrik à benda yang mempunyai kelebihan jumlah elektron atau proton.
·        Benda yang kelebihan proton/kekurangan elektron
Ø Benda bermuatan positif
·        Benda yang kekurangan proton/kelebihan elektron
Ø Benda bermuatan negatif
·        Benda yang jumlah elektron sama dengan jumlah proton, benda netral
Muatan dari proton /elektron:
qp=p = +1,602.10-19 C   ,     qe =e= -1,602.10-19 C
Satuan mauatan listrik: Coulomb (C), Mikrocoulomb (µC)
1 µC  = 10-6 C

Tuesday, April 16, 2013

Lirik Lagu Risalah Hati ( Dewa 19)

RISALAH HATI
DEWA 19
 
Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan
Jiwaku berbisik lirih
Kuharus memilikimu

Reff:
Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku beri sedikit waktu
Biar cinta datang karena telah terbiasa

Simpan mawar yang kuberi
Mungkin wanginya mengilhami
Sudikah dirimu untuk kenali aku dulu
Sebelum kau ludahi aku
Sebelum kau robek hatiku